• +6222 2502085
  • fund@conservation.id

Hutan Mangrove di Jawa bagian Barat antara lain tersisa di tiga lokasi di pantai utara Jabar – DKI. Kabupaten Subang memiliki setidaknya 7,346 hektar hutan lindung mangrove dibawah pengelolaan Perum Perhutani. Kawasan hutan bakau di utara Kabupaten Subang yang dijadikan fokus area rehabiltasi berada di tiga desa di Kecamatan Legonkulon yaitu Desa Tegalurung, Desa Mayangan dan Desa Legonwetan. Wali Mangrove bertujuan untuk membuka ruang kepada publik yang ingin terlibat dalam upaya perbaikan lingkungan, khususnya melalui penanaman kembali (revegetasi) ataupun penghutanan kembali (reforestasi) kawasan hutan pantai dengan tanaman berjenis mangrove.


Terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu Pembibitan, Penanaman dan Perawatan di samping budi daya. Pada kegiatan pembibitan, mereka berusaha menangkarkan bibit pohon tanaman bakau/ mangrove yang berasal dari pohon induk di sekitar kawasan. Bibit ini digunakanuntukkegiatan penanaman yang diarahkan untuk menghutankan kembali lahan kosong/kritis yang saat ini mayoritas berupa tambak ikan yang terlantar agar fungsi hutan sebagai pendukung kehidupan dapat pulih kembali atau dalam bahasa Sunda nu asalna leuweung kudu jadi leuweung deui. Sementara buat perawatan dan budidaya dibentuklah Tim Patroli Pesisir, Pengelolaan Sampah dan Kreativitas Olahannya.


Setelah sebelumnya menjadi Wali Pohon, Wali Gunung, Wali Tebing dan dalam proses Wali Sungai. Kali ini Eiger belajar, berpartisipasi, mendukung kegiatan Wali Mangrove bekerja sama dengan Perhimpunan Wanadri serta Kelompok Masyarakat yang konsisten membibit, menanam dan merawatnya. 


Galih Donikara

Eiger Adventure Service Team (EAST) Manager

//